07 Januari 2009

kangen..

kangen deh ma tmn2ku,,, pengen balik lagi nih.. hihihih sedih kalo inget2 smua kenangan...
hehehe (kenangan apa tuh..) pokoknya seneng banget udah kenal tmn2 sebaik kalian,,,
walaupun sakit tuk pergi tinggalkan kalian semua,,,,

17 Desember 2008

Cinta yang sesungguhnya,,,,

Dalam kehidupan sehari-hari pasti kita mengenal yang namanya cinta. Mungkin kita semua bisa mengartikan apa itu cinta, tapi tidak ada satu orangpun yang bisa mengartikan makna cinta yang sesungguhnya.

Suatu hari ada seorang laki-laki yang sedang duduk termenung. Ia duduk seolah-olah ada suatu masalah yang sangat berat sedang menimpa dirinya, tak lama kemudian ada seorang perempuan menghampirinya. Perempuan itupun mengulurkan tangan dan menyebut namanya (MYRA). Dengan spontan lelaki itupun langsung berdiri tegak dan menyebutkan namanya pula (RIO). Setelah itu mereka berdua saling berjabat tangan, Myra tersenyum sebagai tanda perkenalan. Beberapa menit kemudian Myra dan Rio berbincang-bincang,,;

Myra: Rio aku minta maaf, jika tadi secara tiba-tiba aku menghampirimu!

Rio: Ah…tak apa-apa, aku malah senang bisa berkenalan denganmu, tapi apa maksudmu menghampiriku?

Myra: Sebenarnya aku tak ada maksud tuk menghampirimu, tapi raut wajahmulah yang mendorongku tuk menhampirimu. Emangnya kamu lagi ada masalah apa sih? Sampai-sampai kamu duduk termenung dan hampir meneteskan air mata?

Rio: Sebenarnya aku mempunyai masalah yang cukup menyakitkan, aku baru saja putus dengan Pacarku.

Myra: O… jadi itu masalah kamu? Sebenarnya jika kamu mengetahui lebih banyak tentang arti cinta mungkin kamu takakan terlalu sedih seperti ini.

Rio: Memangnya kamu pernah merasakan bagaimana sakitnya diputus pacar?

Myra: Iyah,,,,tapi itu bagian dari masa lalu aku yang sudah aku kubur dalam-dalam, aku tak berlarut dalam kesedihan, karna aku mencoba mengerti apa makna cinta sesungguhnya, setelah aku tahu bahwa cinta tak harus memiliki, akupun terus mencoba menghibur hatiku, walaupun awalnya sangat menyakitkan. Jadi cobalah tuk mengerti makna cinta sesungguhnya..

Rio: Iya deh ..aku akan mencoba untuk tak berlarut-larut dalam kesedihan dan aku akan mencoba tuk lebih memahami makna cinta yang sesungguhnya. Makasih ya Myr atas nasehatmu.

Myra: Iya Rio sama-sama.

Pertemuan Myra dan Rio menunjukkan bahwa cinta memang tak harus memiliki.Dan kita yang sedang dimabuk cinta, harus bisa memahami lho..apa itu cinta…? OK!

16 Desember 2008

Pengalaman belajar di LPIA,,,,,

(hahahaha...ketawa dulu biar dapat inspirasi,,,,,)
pengalaman saya, selama saya belajar di LPIA,
secara garis besar saya senang ada di LPIA,, dengan cara belajar
para pengajar di LPIA...

Hmmm siapa lagi kalo bukan Pak Sugeng.. hehehe
orangnya OK banget,, enak (coklat kali,,,) suka becanda,
pokoknya sampe saya 'ga bisa berkata-kata apalagi,,(yang bener!!!)
yah,, dan itu salah satu alasan kenapa saya mau melanjutkan ke APK 2,,

Awalnya saya berpikir saya 'ga akan betah lama2 di LPIA, ternyata setelah APK 1 selesai, sulit untuk 'ga datang lagi di LPIA (hahaha,,kenapa tuh..?) pokoknya asyik deh,, pelajaran bisa masuk di otak saya, tanpa harus antri.. hehehe

Terima kasih untuk ilmunya,,, terima kasih untuk kesabaran mendidik saya,,,
Dan akhirnya saya minta maaf kalo selama ini ucapan dan tindakan saya kurang berkenan...
Skali lagi makasih yah,,,,

15 Desember 2008

Kenapa harus ada pertemuan jika harus berpisah,,?

Kalimat tersebut yang selalu aku renungkan setiap malam,, aku menyadarinya ketika waktu semakin mendekat, waktu di mana aku harus pergi meninggalkan semuanya,, teman-teman,,keluarga,,dan orang-orang yang selalu ada di sekitarku..
kenapa harus ada pertemuan jika harus berpisah..?
kenapa sulit untuk meninggalkan mereka..?

aku tahu ini akan terjadi pada awal aku datang,, tapi aku telah mencoba menutup diriku untuk orang lain, menutup diri untuk sebuah persahabatan, tapi setelah 2 bulan berlalu aku ngga bisa lagi menutup diriku untuk orang lain.. yah,, persahabatan sangat berarti di mataku,, ketika Ia mulai memahamiku,,mulai mengerti aku,, mulai memberi yang terbaik, menemani dalam suka maupun duka, dan yang terpenting Ia menerima aku apa adanya, dengan segala keterbatasanku.
Awalnya aku berpikir, aku ngga akan mendapatkan sahabat yang lain, seperti sahabat yang aku tinggalkan,, dan ternyata aku salah,, aku bingung ketika aku harus memilih..

ha,,, sulit untuk meninggalkan mereka, walaupun aku tahu aku akan kembali,,

09 Desember 2008

Masa kecilku mengenal olahraga bolavoli

Aku punya temen deket masa kecil bernama Andi. Suatu saat didesaku ada pertandingan bolavoli antar pedukuhan ( bagian lebih kecil dari desa ) untuk meramaikan acara 17an.

Dari kecil aku diajarkan olahraga bulutangkis oleh ayahku. Prestasiku pun tidak buruk-buruk amat waktu itu. Bisa ikut porseni SD mewakili kabupaten saat kelas 2, membuat aku bisa menginjakkan kaki dikota Yogya. Prestasi tertinggiku yang lain adalah juara 2 kejuaraan bulutangkis se kabupaten saat kelas 4 SD. Meski hanya tingkat kabupaten, aku cukup bangga karenanya.Itu medali pertamaku.

Kembali ke cerita bolavoli. Aku waktu itu tidak boleh ikut tim didesaku meski cuma untuk latihan. Aku dianggap anak kecil yang cuma bisa bulutangkis. Namun keadaan itu justru membuat aku berpikir. Bersama Andi temen kecilku itu, aku bermain - main selayaknya pemain voli sungguhan. Kami sering menggunakan bambu tempat jemuran baju sebagai net. Namun karena merasa mengganggu tempat menjemur, lalu kami membeli tali rafia dan merajutnya menjadi sebuah net bolavoli. Dikebun pisang sebelah rumah Andi yang juga tetangga rumahku, kami berdua membuat lapangan kecil. Diantara rimbunnya pohon-pohon pisang, kami menyapu dan membersihkan kebun untuk tempat kami bermain-main. Kebetulan orangtua Andi membelikan sebuah bola plastik. Kami memasang net rafia rajutan kami diantara 2 batang pohon pisang. Setiap sore, sebelum orang-orang dewasa latihan, aku dan Andi bermain pertandingan bolavoli dikebun itu. Sesekali kami berpasangan melawan teman yang lain, Sapto dan Suroto. Setelah dilapangan orang-orang dewasa mulai berkumpul dan berlatih, aku dan Andi pasti datang meski cuma melihat sambil mengambilkan bola yang terlempar jauh. Jadi semacam anak gawang.

Selang waktu berganti, aku lulus SD. Sebelumnya kegiatan bulutangkis ku mulai berhenti karena aku harus konsentrasi EBTANAS waktu itu. Karena berhenti kuranglebih 1 tahun, aku jadi malas untuk memulainya lagi.

Waktu awal SMP aku masih sempat bermain bulutangkis lagi, karena ada kejuaraan antar sekolah dan pemilihan bibit unggul. Aku kalah.
Saat itu aku belum berpikiran untuk bolavoli. Hingga suatu ketika ayahku bilang,
” Biaya ikut bulutangkis mahal nak, bapak keberatan, lagipula kamu sudah tidak berkembang lagi dicabang itu.”
Aku cuma bisa ikuti kata-kata itu, lagipula aku belum bisa mikir bagaimana masadepanku.
Kebetulan di SMP saat itu ada classmeeting bolavoli, aku diajukan jadi ikut tim sekolah. Disitulah aku mulai tahu bolavoli. Sepatu yang dulu aku pakai untuk bulutangkis, sekarang aku pakai untuk bolavoli.
Sejak kelas 2 SMP itu aku mulai ikut beberapa pertandingan bolavoli antar SMP,meski selalu jadi pemain cadangan.
Hal yang aku ingat hingga sekarang adalah waktu tim SMP ku berlatih tanding melawan SMP Trimurti di halaman belakang polsek Temon.
Itu pertandingan pertamaku. Sebagai pemain cadangan aku mengganti kakak kelasku yang kecapekan.
Aku sama sekali belum tahu permainan bolavoli. Saat itu mukaku benar-benar telak terkena smash keras pemain lawan ditengah lapangan. Mukaku merah, terasa panas dan air mata tak berhenti menetes dari mataku. Aku hanya disuruh cuci muka menggunakan air sisa menyirami lapangan tadi. Pertandingan dilanjutkan.

Melihat aku sering bermain voli, aku dibelikan sepatu merk Worldgame oleh ayahku. Aku mulai ikut didaftarkan masuk di klub Padmanaba Wates untuk berlatih.

Baru beberapa bulan bergabung, aku harus kembali konsentrasi ujian EBTA dan EBTANAS SMP, sehingga aku harus meninggalkan hobi baruku itu.

Akhirnya aku lulus dengan nilai terbaik ke-2 se-Kecamatan. Aku mendapat tawaran untuk melanjutkan di SMU Atlet Ragunan, Jawa Barat. Namun Ibu tidak mengijinkan, dan akhirnya aku mendaftar di SMU unggulan di kota Yogyakarta. Dan puji Tuhan aku diterima di SMU 3 Padmanaba Yogyakarta.
Aku mendapat hadiah sepatu olahraga merk Mikasa warna merah size 44 dengan harga 49ribu dari ayahku. Beli di toko olahraga deket monumen Tugu Jogja.

Sejak masuk SMA itulah aku bergabung dengan klub yang membesarkan aku hingga sekarang, klub GANEVO Yogyakarta. Disitu aku mulai mengikuti beberapa pertandingan penting tingkat daerah dan nasional.

Bahkan ditahun 2005 aku mulai mencicipi kerasnya PROLIGA ( Liga Professional ) untuk pertamakalinya, meski hanya ikut di putaran terakhir.

Di tahun 2006 aku mengikuti PROLIGA 2 putaran penuh, turut serta membawa tim Jakarta Sananta masuk 4 besar. Diputaran pertama aku jadi pemain terbaik dan best server, tapi di akhir musim aku hanya mendapatkan gelar Best Server saja. Meski begitu, aku cukup bangga. Semua ini berkat campur tangan Tuhan Allah.

sumber: tak di kenal...

Agnes Monica Kabarnya Berfoto Telanjang

Ini kabar yang tersisa dari pertunjukkan Boyz II Men di Jakarta. Memang tak banyak yang tahu karena kejadiannya di kamar ganti. Kok bisa?

Ya bisa. Ceritanya kan Agnes Monica ikut tampil di pertunjukkan itu sebagai penyanyi pembuka. Agnes mendapat kesempatan yang langka itu karena kebetulan dia fans berat Boyz II Men.

Seperti mendapat durian runtuh, Agnes tentu saja girang bukan kepalang. Saking gembiranya, konon, ia sampai rela melakukan apa saja, termasuk berfoto telanjang.

Hah? Yang bener ….

Kalau tak percaya, klik saja gambar di atas. Gambar nude itu sengaja tak ditampilkan langsung di sini supaya tak kena delik pidana pornografi. Maaf, ini khusus yang berusia di atas 17 tahun


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Free PDF Files